Leave a comment

Sepi

Rindu berkumpul dengan saudara-saudara yang berjuang dalam keimanan dan ketaqwaan. Saling memperhatikan. Saling menjadi dermaga berlabuh. Menjadi penopang agar pilar-pilar tetap kokoh tanpa cela. Mengubah gersang menjadi subur. Mengubah jelaga menjadi misbah. Sungguh, merindu berjuta serendipiti menggepita.

Continue Reading »

Leave a comment

Menanti Pulang

Pulang. Saat ini wujudnya begitu saya tunggu. Ia juga menjadi motivasi bagi saya untuk bersegera menyelesaikan segala yang belum tunai di sini. Semoga dapat segera menjemputnya. Agar kelak saya dapat kembali menghirup udara di bumi pertiwi lagi.  Continue Reading »

Leave a comment

Witing Tresna Jalaran Ra Ana Wong Liya

Barusan mencoba mencari tulisan yang ingin saya publikasikan di sebuah media yang saya bantu manajemennya. Tapi, tiba-tiba gak sengaja menemukan tulisan ini.  Dari penanggalan arsipnya, ini ditulis saat tahun 2011. Sempat ketawa-ketawa sendiri saat membaca, dan setelah diingat-ingat seperti ini berdasarkan kisah nyata yang pernah saya temui di sekitar rumah dulu.

********************** Continue Reading »

Leave a comment

Welcoming Party

Sejujurnya, saya tidak begitu menyukai pesta. Terlebih lagi, kalau harus bertemu dengan orang baru yang terlalu banyak. Hal ini akan dengan mudah menghabiskan energi saya. Namun, ketika surat elektronik tentang welcoming party dari OIA (Office of International Affair) masuk ke kotak masuk, saya jadi penasaran untuk menghadirinya. Alhasil, saya berinisiatif mengajak beberapa teman saya, terutama teman-teman lab.

Continue Reading »

Leave a comment

Taiwan Teacher’s Day

Pekan lalu sempat dapat surat elektronik dari Bonnie Liu, salah satu staff Office of International Affair, yang setiap mengirimkan kabar pada seluruh mahasiswa internasional di kampus saya, National Chung Hsing University. Suratnya tentang perayaan hari guru, di mana pihak OIA menyediakan bahan-bahan DIY untuk membuat kartu ucapan dan bunga  yang dapat diberikan kepada dosen kami nantinya. Berhubung saya masih memiliki cukup banyak bahan DIY, jadi saya pun tidak begitu tergesa untuk segera mengambil beberapa bahan yang diperuntukan untuk banyak mahasiswa internasional tersebut. Akhirnya, saya hanya mendaftarkan nama profesor yang akan saya berikan bunga nantinya. Saya ambil empat bunga untuk Prof. Chen Fa Wu, Prof. Vickey Chen, Prof. N. S. Talekar, dan Prof. Allen Hsieh.

Continue Reading »

Leave a comment

Sidang Proposal

Insya Allah jam 1 siang nanti, saya akan kembali mempresentasikan rencana penelitian yang akan saya akan lakukan selama setahun ke depan. Sebenarnya, ini kali kedua saya melakukannya. Dan, kali ini adalah dua bulan setelah saya mendapatkan pembimbing penelitian yang baru. Semoga kali ini lebih baik, entah itu penelitian maupun pembimbing saya. Dan, mudah-mudahan gak ada lagi kejadian drama yang saya temui sampai lulus nanti.

Pagi ini, alhamdulillah sempat dapat mood booster dari Prof. Vickey Chen, salah satu rekan Prof. Wu (pembimbing saya) yang akan menjadi salah satu panelis dalam sidang proposal sekaligus laporan perkembangan penelitian saya. Beliau sempat menyampaikan hal-hal positif mengenai PPT presentasi saya yang sempat ia lihat dan memberikan semangat juga untuk presentasi nanti siang. Ya Allah, mudahkanlah. Aamiin. Continue Reading »

Leave a comment

Belajar Mencintai Pacar Baru

Belakangan lebih banyak berdua saja dengan dia. Entah kenapa masa penjajakan bersamanya terkadang terasa indah, namun kadang justru sebaliknya: membosankan, melelahkan, bahkan memuakkan. Rasanya rindu ingin segera pulang, tapi tantangannya satu: menuntaskan hubungan bersamanya. Jum’at ini, insya Allah saya akan memperkenalkannya ke khalayak. Semoga tak banyak kendala dan semoga hal ini juga akan membuat saya semakin dalam mengenalnya. Continue Reading »